Bayi usia dua bulan memang sudah tumbuh cukup besar sehingga Anda bisa memilih lebih banyak jenis baju yang bisa ia kenakan. Tak perlu ragu memilih baju dan aksesoris yang sesuai karena BP-Guide akan memandu Anda untuk mendapatkan barang yang sesuai untuk buah hati. Simak terus ya!
Lebih Fleksibel Memilih Baju Bayi Usia 2 Bulan

Sumber gambar emilymitton.com
Usia dua bulan adalah usia dimana bayi bisa dengan mudah kita pilihkan pakaian yang lucu, sesuai dan menggemaskan. Sebab, saat itu bayi Anda sudah bisa mengangkat kepalanya untuk jangka waktu pendek, sehingga pakaian apapun yang kita pasangkan akan lebih mudah digunakan oleh bayi tersebut.
Namun, perlu diingat bahwa pakaian yang digunakan harus tetap aman bagi bayi. Usahakan jangan membeli pakaian yang terlalu banyak pernak-pernik dan aksesoris. Pilihlah pakaian dengan bahan yang lembut, khususnya kaos yang elastis.
Berdasarkan ukuran, pakaian untuk bayi dikategorikan menjadi pakaian newborn atau baru lahir, pakaian untuk usia tiga bulan, enam bulan, sembilan bulan dan satu tahun. Khusus untuk bayi berusia dua bulan dengan badan lebih besar, maka pakaian untuk tiga bulan akan cocok dengan tubuhnya. Sedangkan yang memiliki ukuran tubuh, panjang dan berat lebih ringan, akan lebih sesuai menggunakan pakaian bayi dengan ukuran newborn.
Namun, perlu diingat bahwa pakaian yang digunakan harus tetap aman bagi bayi. Usahakan jangan membeli pakaian yang terlalu banyak pernak-pernik dan aksesoris. Pilihlah pakaian dengan bahan yang lembut, khususnya kaos yang elastis.
Berdasarkan ukuran, pakaian untuk bayi dikategorikan menjadi pakaian newborn atau baru lahir, pakaian untuk usia tiga bulan, enam bulan, sembilan bulan dan satu tahun. Khusus untuk bayi berusia dua bulan dengan badan lebih besar, maka pakaian untuk tiga bulan akan cocok dengan tubuhnya. Sedangkan yang memiliki ukuran tubuh, panjang dan berat lebih ringan, akan lebih sesuai menggunakan pakaian bayi dengan ukuran newborn.
Hindari Hal Ini Saat Memilih Baju Bayi Usia 2 Bulan

Sumber gambar newsok.com
Lebih teliti untuk membeli pakaian bagi bayi yang berusia dua bulan. Kulitnya yang sangat sensitif akan mudah teriritasi bila menggunakan pakaian dengan bahan dan model yang tidak sesuai.
Perhatikan bahan dan desainnya sebelum Anda membeli. Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan adalah model pakaian dengan pernak-pernik dan aksesoris tambahan. Pastikan bahan pernak-pernik dan aksesoris tersebut tidak akan membahayakan bayi Anda.
Bila dalam usia tersebut Anda sering memposisikan bayi dalam keadaan tengkurap, maka jangan pilih pakaian dengan kancing di dada. Hal itu akan membuat dadanya sesak dan tidak nyaman, bahkan membahayakan.
Selanjutnya, perhatikan juga bagian leher bayi. Jangan sampai mencekik atau membuat lehernya tidak nyaman. Karena selain akan menimbulkan bekas, juga berbahaya bagi bayi.
Perhatikan bahan dan desainnya sebelum Anda membeli. Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan adalah model pakaian dengan pernak-pernik dan aksesoris tambahan. Pastikan bahan pernak-pernik dan aksesoris tersebut tidak akan membahayakan bayi Anda.
Bila dalam usia tersebut Anda sering memposisikan bayi dalam keadaan tengkurap, maka jangan pilih pakaian dengan kancing di dada. Hal itu akan membuat dadanya sesak dan tidak nyaman, bahkan membahayakan.
Selanjutnya, perhatikan juga bagian leher bayi. Jangan sampai mencekik atau membuat lehernya tidak nyaman. Karena selain akan menimbulkan bekas, juga berbahaya bagi bayi.
Hindari Baju Berbahan Sintetis

Sumber gambar id.pinterest.com
Bahan baju bayi yang terbaik adalah katun. Sebab, selain ringan dan lembut, bahan ini juga baik dalam menyerap keringat.
Jenis nilon dan poliester sebaiknya Anda hindari karena bahan ini tidak bisa menyerap keringat dengan baik sehingga menyebabkan bayi Anda mudah terkena alergi kulit, gatal-gatal hingga bintik-bintik.
Selain itu, bahan katun juga lebih sejuk dibanding nilon dan poliester. Bila cuaca dingin, Anda bisa melapisi pakaian bayi dengan sehelai hingga dua helai pakaian lain.
Jenis nilon dan poliester sebaiknya Anda hindari karena bahan ini tidak bisa menyerap keringat dengan baik sehingga menyebabkan bayi Anda mudah terkena alergi kulit, gatal-gatal hingga bintik-bintik.
Selain itu, bahan katun juga lebih sejuk dibanding nilon dan poliester. Bila cuaca dingin, Anda bisa melapisi pakaian bayi dengan sehelai hingga dua helai pakaian lain.
Jangan Membeli Baju Dengan Ukurang Ngepas

Sumber gambar www.zulily.com
Di masa awal pertumbuhannya, bayi akan tumbuh dengan cepat. Oleh karena itu, hindari membeli pakaian yang pas di badan. Usahakan, Anda membeli pakaian yang lebih longgar, agar bisa digunakan dalam waktu lama. Bayangkan saja, dalam waktu satu minggu, berat badan anak Anda akan naik dan berubah secara signifikan. Dengan kata lain, bila Anda membeli pakaian yang pas di badan, seminggu kemudian bisa jadi pakaian tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi.
Untuk lebih hemat, simpan pakaian dari sang bayi untuk adiknya. Pakaian bekas tidak akan membahayakan tubuh sang bayi, selama bahannya aman dan terawat dengan baik.
Untuk antisipasi sejak lahir, beli pakaian bayi dengan ukuran yang bermacam-macam. Sehingga, saat bayi Anda lahir, Anda bisa memilih pakaian yang pas untuk anak Anda.
Untuk lebih hemat, simpan pakaian dari sang bayi untuk adiknya. Pakaian bekas tidak akan membahayakan tubuh sang bayi, selama bahannya aman dan terawat dengan baik.
Untuk antisipasi sejak lahir, beli pakaian bayi dengan ukuran yang bermacam-macam. Sehingga, saat bayi Anda lahir, Anda bisa memilih pakaian yang pas untuk anak Anda.
Jangan Pilih Baju Berkancing Besar Atau Terbuat Dari Logam

Sumber gambar www.aliexpress.com
Jenis pakaian yang harus Anda hindari adalah baju dengan kancing yang besar. Apalagi, bila kancing tersebut terbuat dari logam. Tekanan dari kancing dapat membuat bayi Anda kesakitan, bahkan menimbulkan bekas kemerahan di dadanya.
Selain itu, kancing yang terbuat dari logam, atau yang berukuran besar akan membuat bayi dengan mudah menggapainya dan melepaskan kancing tersebut. Lebih bahaya lagi, karena bayi terbiasa memasukkan segala benda ke mulutnya.
Dalam usia dua bulan, baju yang dipilih sebaiknya memiliki kancing di depan berukuran kecil. Selain miudah digunakan, pakaian tersebut juga lebih aman bagi bayi Anda.
Selain itu, kancing yang terbuat dari logam, atau yang berukuran besar akan membuat bayi dengan mudah menggapainya dan melepaskan kancing tersebut. Lebih bahaya lagi, karena bayi terbiasa memasukkan segala benda ke mulutnya.
Dalam usia dua bulan, baju yang dipilih sebaiknya memiliki kancing di depan berukuran kecil. Selain miudah digunakan, pakaian tersebut juga lebih aman bagi bayi Anda.
Hindari Memilih Baju Berkerah Tebal

Sumber gambar www.aliexpress.com
Perhatikan bagian leher dari baju yang hendak Anda beli. Hindari pakaian dengan model kerah lebar untuk bayi Anda. Pertama, pakaian tersebut tidak cocok untuk negara dengan iklim tropis seperti Indonesia. Selain membuat bayi mudah gerah, pakaian ini juga akan membuat bayi mudah berkeringat.
Anda tentu saja bisa menggunakan pakaian sejenis ini di cuaca dingin. Namun, bila cuaca sedang panas, kerah yang lebar hanya akan membuat bayi tidak nyaman dan terganggu pernafasannya.
Kerah baju sebaiknya tipis. Hindari kerah yang tebal dan kaku. Sama seperti kerah lebar, kerah yang tebal dan kaku hanya akan mengganggu pernafasan bayi, juga membuat bayi tidak nyaman.
Anda tentu saja bisa menggunakan pakaian sejenis ini di cuaca dingin. Namun, bila cuaca sedang panas, kerah yang lebar hanya akan membuat bayi tidak nyaman dan terganggu pernafasannya.
Kerah baju sebaiknya tipis. Hindari kerah yang tebal dan kaku. Sama seperti kerah lebar, kerah yang tebal dan kaku hanya akan mengganggu pernafasan bayi, juga membuat bayi tidak nyaman.
Jangan Memilih Baju Dengan Kerutan Di Dada

Sumber gambar www.aliexpress.com
Model baju yang selanjutnya harus dihindari adalah baju dengan model kerutan di bagian dada. Kerutan atau smock tersebut bisa menekan dada bayi, hingga membuat bayi sesak nafas.
Apabila Anda masih ingin membeli pakaian dengan model smock atau memiliki kerutan di bagian dada, maka perhatikan kerutan tersebut tidak terlalu banyak dan rapat, serta sempit. Pilih jenis yang longgar di dada bayi Anda.
Ingat, sesak nafas pada bayi bisa berujung penyakit yang akut dan berbahaya. Hasilnya, pertumbuhan anak Anda akan terganggu, karena sesak nafas akan berpengaruh langsung pada kombinasi impuls yang diteruskan ke otak melalui saraf.
Apabila Anda masih ingin membeli pakaian dengan model smock atau memiliki kerutan di bagian dada, maka perhatikan kerutan tersebut tidak terlalu banyak dan rapat, serta sempit. Pilih jenis yang longgar di dada bayi Anda.
Ingat, sesak nafas pada bayi bisa berujung penyakit yang akut dan berbahaya. Hasilnya, pertumbuhan anak Anda akan terganggu, karena sesak nafas akan berpengaruh langsung pada kombinasi impuls yang diteruskan ke otak melalui saraf.
Hindari Baju Bayi Dengan Karet Elastis Pada Bagian Lengan, Paha Dan Pergelangan

Sumber gambar search-by-image.info
Perlu Anda ketahui bahwa pertumbuhan bayi dengan pakaian yang digunakan memiliki hubungan yang erat. Pakaian yang salah pilih, justru akan menyebabkan anak sulit untuk aktif bergerak. Selain itu, pakaian yang salah juga membuat kulit cepat terkena alergi.
Salah satu jenis pakaian yang harus Anda hindari adalah pakaian dengan karet elastis di bagian pinggang, lengan, paha dan pergelangan tangan yang terlalu ketat. Hal itu bisa mengganggu aliran darah bayi dan meninggalkan bekas di kulit.
Salah satu jenis pakaian yang harus Anda hindari adalah pakaian dengan karet elastis di bagian pinggang, lengan, paha dan pergelangan tangan yang terlalu ketat. Hal itu bisa mengganggu aliran darah bayi dan meninggalkan bekas di kulit.
Tak Perlu Pilih Baju Dengan Banyak Aksesoris

Sumber gambar weheartit.com
Seperti BP-Guide tuliskan di atas sebelumnya, hindari pakaian bayi dengan banyak aksesoris. Aksesoris tambahan di pakaian bayi bisa berupa kancing, pita, mote dan payet.
Bayi senang bereksplorasi, terutama bagi benda-benda yang terasa asing baginya. Hal itu bisa membuat aksesoris tambahan tersebut terlepas setelah disentuh oleh bayi, dan bisa jadi akan dimasukkan ke mulut yang akibatnya akan fatal bagi bayi.
Bayi senang bereksplorasi, terutama bagi benda-benda yang terasa asing baginya. Hal itu bisa membuat aksesoris tambahan tersebut terlepas setelah disentuh oleh bayi, dan bisa jadi akan dimasukkan ke mulut yang akibatnya akan fatal bagi bayi.




0 Komentar